Pheromone Perfume adalah produk inovasi terbaru yang menggabungkan antara Pheromone dan Perfume menjadi sesuatu yang disebut Love Fragrance.
Pheromone adalah zat kimia alami yang berfungsi untuk merangsang lawan jenis, mengenali pasangan, dan menandai wilayah kekuasaan. Pheromone terdapat di kelenjar endokrin yang juga berfungsi untuk menandai sesama dan lain jenis, individu ataupun kelompok. berbeda dengan hormon, Pheromone dikeluarkan dari dalam tubuh oleh mahkluk hidup untuk memikat lawan jenisnya.
Bagaimana cara kerja Pheromone? jadi ketika mahkluk hidup mengeluarkan zat pheromonenya secara alami ke udara, maka lawan jenis akan menerimanya melalui reseptor di hidung pada kelenjar VNO atau Vameronosal Organ dan dikirim ke syaraf lalu di proses di Limbic Region, atau bagian otak yang bertugas untuk mengatur emosi, hormon dan lain-lain.
Jadi sampe disini kesimpulannya bahwa Zat Pheromone itu benar-benar ada dan telah teruji secara klinis. Pertanyaan berikutnya adalah, apakah manusia memiliki Zat Pheromone itu?
Iya, manusia memiliki zat pheromone secara alamiah, zat pheromone ini banyak terdapat di daerah sekitar ketiak. Pernah denger ada seorang anak yang demam ketika ditinggal Ayahnya dalam waktu yang cukup lama? Kalau sudah begitu biasanya ada sebagian orang tua akan memakaikan baju sang ayah yang belum dicuci kepada anaknya disaat dia sedang tertidur dan keesokan harinya sang anak menjadi sehat kembali. Yah itulah hasil dari kerja zat yang bernama Pheromone, ini bukan mitos belaka.
Ciri Parfum yang menggunakan Pheromone Asli
- Pheromone tidak cepat hilang atau menguap seperti sifat alkohol.
– Pertama kali disemprot wanginya kuat dan lama2 akan menjadi lembut namun akan bertahan lama, bila terlalu menyengat dalam jangka waktu lama terdapat indikasi penguat seperti alkohol
– Tidak membuat pusing/mabuk karena bukan alkohol
– Bertahan lama walau sudah bercampur keringat atau bau badan dan wangi yang tidak sedap lainnya.
– Tidak perlu menyemprot dalam jumlah banyak karena walau sedikit wanginya tetap bertahan lama.













